Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21

MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 A.                 Mengenal Pembelajaran Abad 21 Teknologi informasi dan komunikasi berkembang sedemikian cepatnya dan memegang peran stratregis. Abad 21 ditandai dengan peran besar pengaruh teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek kehidupan umat manusia. Itulah sebabnya, abad 21 ini dikenal pula sebagai era informasi. Batas dan sekat antar Negara menjadi semakin tidak jelas dan warga Negara menyatu dalam warga dunia global, sehingga era sekarang disebut pula sebagai era global. Keberadaan teknologi tersebut telah mengubah cara kita bertransaksi, membaca, bersenang-senang, berkomunikasi/berbicara, dan termasuk cara kita belajar. Keberadaan teknologi tersebut juga memungkinkan semua orang, yang memiliki akses terhadap teknologi ini tentunya, dapat memperoleh informasi apa saja, dari mana saja, dimana saja, kapan saja. Ini artinya, semua orang dapat belajar apa saj...

Pembelajaran Kolaborasi

Gambar
1. P engertian pembelajaran kolaborasi            Didalam struktur kerja kooperasi ini terjadi proses-proses interaksi antar para anggota kelompok, yang disebut kolaborasi. Kolaborasi ini menurut pendapat Gerlach (1994) adalah : “Collaboration is a philosophy of interaction and personal lifestyle where individuals are responsible for their actions, including learning and respect the abilities and contributions of their peers. Menurut pandangan ini, kolaborasi merupakan suatu landasan interaksi dan cara hidup seseorang dimana individu bertanggung jawab atas tindakannya, yang mencakup kemampuan belajar dan menghargai serta memberikan dukungan terhadap kelompoknya. Melalui aktivitas-aktivitas tersebut, kita dapat mengindentifikasi perilaku-perilaku kolaborasi, menempatkan perilaku tersebut dalam urutan yang sesuai, dan pebelajar mendemonstrasikannya. Hal yang inti berkenaan dengan keterampilan-keterampilan kolaborasi ini adalah kemampuan untuk melakukan...

Model Pembelajaran Kontekstual

Gambar
Bisakah anak-anak memahami pelajaran sebelum dialaminya atau belajar tanpa model yang menarik?, tentu saja jawabannya anak-anak akan malas untuk belajar. Ada kecenderungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi menggingat jangka pendek tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan. Dalam kelas kon tektual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. Maksudnya, guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Sesuatu yang baru datang dari menemukan sendiri bukan dari apa kata guru.Begitulah peran guru di kelas yang dikelola dengan pendekatan konteks...